Pandemi Covid-19

Omset Penjual Rujak Keliling di Rohul Meningkat

Editor : Palasroha Tampubolon

RIAUMERDEKA-Tidak semua orang merasakan petaka di masa Pandemi Covid19, Tatkala Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Bagaikan mendapat durian runtuh, "Rezeki tak berpintu" demikianlah istilah yang dialami oleh Elzam Rijal (41Th), Seorang Penjual buah rujak keliling mengaku Omset penjualannya meningkat pesat. Kendati Pandemi Covid19 masih menjadi momok menakutkan, namun sebagian orang ada yang mendapat berkah termasuk dirinya.

"Sejak Masa Pandemi, Omset penjualan rujak saya meningkat, karena banyak yang konsumsi buah. Sejumlah kalangan meyakini jika banyak makan buah, Dapat meningkatkan Imun tubuh kita, "Kata Elzam kepada wartawan saat berjualan di Jalan lintas Kotalama-Ujungbatu, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut Elzam mengatakan, Untuk Modal beli buah, dirinya harus merogoh kocek senilai Rp 200.000, Sementara keuntungan yang diperolehnya bisa mencapai Rp 250.000. Padahal sebelumnya masa Pandemi, Pendapatannya hanya berkisar Rp 100.000 - Rp 150.000 setiap hari.

Selain itu, Rute menjajakan dagangan rujak buahnya sebelum masa Pandemi mulai Jl. Lingkar Simpang Tranpol Ujungbatu hingga Desa Bagan Tujuh. Namun pada masa Pandemi lebih dekat, Hanya sekitar Pagaran Tapah dan Ngaso jualan rujak buahnya sudah habis, karna sudah dikenal banyak orang, "Ujar Elzam yang mengaku sudah berjualan rujak selama 15 tahun.

Dikatakan, Selain kualitas buah harus terjamin, Sikap ramah tamah selalu di utamakan sebagai metode memelihara hubungan baik terhadap pembeli atau pelanggan, "Paparnya dengan wajah yang sumringah.
Penulis : (Andi Harianja)