Lapas Pasir Pengaraian Dukung Seminar Anti Korupsi
RIAUMERDEKA—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian Dukung Seminar Nasional Anti Korupsi yang dilaksanakan di Universitas Pasir Pengaraian.
Lapas Pasir Pengaraian diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy, menghadiri Seminar Nasional Anti Korupsi dalam rangka kegiatan Marwah Preneur Universitas Pasir Pengaraian (UPP), di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian, Sabtu (20/6/2026).
Seminar nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UPP, Lufita Nur Alfiah.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda, terhadap bahaya korupsi.
"Seminar nasional anti korupsi ini kami bagi ke dalam tiga sesi utama, yaitu regulasi dan kepemudaan, audit dan akuntabilitas, serta budaya dan integritas,"ujarnya.
Lantas dia berharap melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami bahaya korupsi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas di tengah masyarakat,"kata dia.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, di antaranya Arif Eka Saputra selaku Anggota DPD RI, Prof. Ali Yusri dari Universitas Riau, serta Dr. Hera Deswita dari LPPP UPP, yang membahas berbagai perspektif terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi P. Purba, Kasubag Tata Usaha Denny Rio Sandy menyampaikan, kehadiran pihak merupakan bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan sekaligus komitmen dalam mendukung gerakan anti korupsi di Kabupaten Rohul.
"Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Rohul, sekaligus bentuk komitmen Lapas Pasir Pengarayan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penguatan nilai-nilai integritas,"ungkap Denny.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah dapat terus terjalin dalam upaya menciptakan generasi yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.
(Humas/FR)



Tulis Komentar