PUK SPPP SKA hadang Mobil TBS ke PKS PT SKA
RIAUMERDEKA-Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Sei Kuning Anugrah (PUK SPPP SKA) tampak menghadang mobil pengangkut TBS yang hendak masuk ke PKS PT. Sumatera Karya Agro (SKA, Senin (12/2/2024) sekitar pukul 10.00 Wib.
Hadir sejumlah anggota TNI/ POLRI sebagai pengamanan agar tidak terjadi keos antar kedua kubu antara PUK SPPP SKJ yang diketuai oleh Thomson dengan PUK SPPP SKA yang diketuai Tenang Sembiring.
Tampak, ratusan massa dari kedua PUK tampak memadati depan gerbang masuk PKS PT. SKA dengan menggunakan septi dan membawa tojok masing masing.
Keadaan pun memanas saat, Salah satu Mobil pengangkut TBS hendak masuk ke PKS membongkar, namun di hadang sejumlah massa dari PUK SPPP SKA.
Meski mobil sudah dikawal ketat oleh Massa dari PUK SPPP SKJ hingga ke gerbang PKS massa PUK SPPP SKA tetap menghalang halangi Mobil masuk ke dalam PKS hingga mobil putar kepala dan enggan masuk.
"Kita sudah berupaya untuk mengawal mobil masuk ke PKS namun massa dari PUK SPPP SKA tetap halangi mobil masuk, " ujar Thomson.
Ia menambahkan, aksi dorong dorongan pun terjadi hingga siang, untuk menghindari bentrok yang berkelanjutan maka Thomson menarik anggotanya dan tetap berjaga jaga di lokasi hingga sore.
Menanggapi hal itu, Robby Ritonga selaku pihak Manajemen saat dikonfirmasi mengatakan awalnya sudah disepakati berbagi shif.
"Pada hari Jumat(26/1/2024) mediasi telah dilakukan di Kantor PT. SKA yang dihadiri oleh Kapolsek Rambah Samo, Danramil, Camat dan kedua pengurus PUK dan sudah disepakati oleh kedua PUK, " Kata Roby.
Ia menambahkan, hasil yang disepakati ada 10 poin yakni, pihak PUK SPPP SKJ Thomson lebih dahulu melakukan pekerjaan bongkar muat, kedua PUK bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban aktifitas di PKS.
Selanjutnya katanya, kedua PUK sama sama mentaati aturan dan peraturan di PT. SKA, pihak PT. SKA dan kedua PUK sama sama membuat perjanjian kerja bersama, pembayaran upah digunakan satu rekening yaitu Rekening PUK SPPP SKJ.
Lebih lanjut ia mengatakan, sangat menyayangkan ketika ketua PUK SPPP SKA Tenang sembiring tidak mau menandatangi KKB yang sudah dibuat oleh pihak perusahaan yang telah disepakati oleh ketiga belah pihak.
(Muda Zega)




Tulis Komentar