Warga Tuding Pamsimas Lubuk Kapiek Asal Jadi!

RIAUMERDEKA-Warga Dusun Lubuk Kapiek, Desa Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menilai Pembangunan Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun 2020 belum Berpungsi.

Padahal, Proyek Pembangunan Pamsimas Tahun 2020 menelan anggaran mencapai Rp. 240 Juta. Ironisnya, Proyek Pemerintah tersebut belum kunjung bisa di manfaatkan Masyarakat.

Demikian disampaikan salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Warga Lubuk Kapiek saat mengikuti kegiatan Posyandu, Selasa (24/5/2022).

"Semenjak Pamsimas di bangun, belum pernah air mengalir sama sekali. Padahal Proyek tersebut sudah hampir 3 tahun,"Ujar IRT ini kecewa.

Karena itu, Ia terpaksa masih mengambil air untuk keperluan keluarga nya sehari-hari, dari aliran sungai yang cukup jauh dari rumahnya. Meski sebagian warga yang tinggal dekat Sungai mengalirkan air menggunakan Pompa Air.

Sementara Bendahara Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Pamsimas Tahun 2020 Dermawan membenarkan hal tersebut. Sejak dibangun Tower Pamsimas Sungai Limau itu, belum bisa digunakan, akibat kebocoran pada Bak Pamsimas.

Sehingga jika di isi dengan air, maka baknya akan bocor dan dapat berpotensi Towernya akan ambruk.

Ketua KKM Pamsimas Lubuk Kapiek, Bakri yang juga merangkap sebagai Kepala Dusun Lubuk Kapiek, Membantah keras pernyataan Warga.

Sebelumnya Pamsimas berukuran 3X3 Meter yang dibangun di atas tanah milik warga, sempat di alirkan kerumah warga dan sudah bisa dirasakan manfaatnya.

Ia juga menyampaikan, Bahwa Pihaknya telah mengajukan kepada Dinas terkait Kabupaten Rohul, guna perbaikan beberapa bagian Infrastruktur Pamsimas tersebut.
(Esra)

TERKAIT